Senin, 07 Januari 2019

H.MUCHDAR BACAKAN SAMBUTAN MENTERI AGAMA PADA UPACARA HARI AMAL BAKTI KE 73 DI KAB.MAGETAN




           
            Kab.Magetan. (Humas). Dalam rangka memperingati hari lahir yang ke 73 Kementerian Agama RI yang dikenal dengan istilah Hari Amal Bakti, Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan Kamis(3/1/2019)  menyelenggarakan Upacara Bendera dengan mengambil tempat di Lapangan Kec.Takeran Kab.Magetan dengan dikikuti oleh sekitar 2.500 peserta yang terdiri dari seluruh Pejabat dan Pegawai Kankemenag, GTT/PTT, Kepala KUA, Pengawas , Penyuluh Agama Fungsional, dan Kepala MIN/MTsN/MAN dan juga Kepala Madrasah Swata se Kab.Magetan.  hadir juga pada kesempatan tersebut Forkopimcam Kec.Takeran.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam upacara ini adalah H.Muchdar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan.  Inspektur Upacara saat membacakan Sambutan  Menteri Agama RI, antara lain mengatakan :”Peringatan hari Amal Bakti Kementerian Agama membawa pesan kepada kita semua untuk mewujudkan supremasi nilai-nilai Ke-Tuhan-an dan keagamaan sebagai ruh pembangunan dan kemajuan bangsa. Masalah agama adalah masalah yang amat peka yang bila tidak ditangani dengan hati-hati dapat menimbulkan persoalan yang rumit. Oleh sebab itu Kementerian Agama amat menyadari pentingnya kematangan cara berpikir dan bertindak dalam mengelola urusan keagamaan, menjaga kerukunan  beragama serta mendorong pembudayaan moderasi beragama bagi semua warga bangsa.

Masih sambutan Menteri Agama: “ Kita bersyukur, dalam beberapa tahun terakhir Kementerian Agama telah meraih sejumlah capaian dalam Reformasi Birokrasi, seperti tercermin antara lain dari kenaikan Penilaian Mandiri Reformasi Birokrasi. Juga indeks kepuasan publik atas pelayanan keagamaan, seperti pelayanan haji dan pelayanan pencatatan nikah yang terus meningkat. Banyak unit organisasi dan satuan kerja Kementerian Agama sejak 2017 dan 2018 menerapkan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP dan mengembangkan digitalisasi pelayanan publik di bidang keagamaan”.

Dibagian akhir sambutannya Lukman Hakim mengingatkan, Kementerian Agama sebagai bagian dari institusi yang membawa nama “agama” seyogyanyalah perilaku kita sebagai pejabat dan aparatur mencerminkan kemuliaan agama, di mana antara kata dan perbuatan saling serasi, antara kesalehan personal dan kesalehan sosial saling melengkapi. (Kurdi)