Jumat, 29 September 2017

BUPATI MAGETAN : TIDAK HANYA MENGEJAR PRESTASI LEBIH DARI ITU HARUS BISA MEMBAWA NAMA BAIK DAERAH





Kab.Magetan (Humas)  -   MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur XXVII  Tahun 2017 di Kabupaten Pasuruan sudah diambang pintu. Untuk menghadapi MTQ yang memiliki nilai syiar dakwah khususnya seni baca Al Qur’an, perlu adanya kesiapan yang matang baik dari segi mental dan kemampuan para peserta. Dalam hal tersebut Kab.Magetan telah berupaya semaksimal mungkin untuk menyiapkan para kafilahnya, kesiapan tersebut telah terbukti dengan digelarnya Pamitan dan Pelepasan Kafilah MTQ dari Magetan pada hari Kamis 28/9 bertempat di Ruang Jamuan Pendopo Suryagraha.
H.Muchdar Kakankemenag Kab.Magetan dalam laporannya antara lain mengatakan bahwa peserta MTQ ada 24 peserta akan mengikuti 5 cabang, yakni cabang Tilawatil Quran,Tafsir Al Quran, MHQ, Khatil Quran, dan  MSQ. Masih menurut Muchdar kegiatan MTQ di Pandaan Pasuruan akan di dahului dengan pawai ta’aruf pada hari Senin 2/10 dan malam nya baru akan dibuka secara resmi dengan acara ceremonial. Sedang pelaksanaan lomba dimulai pada Selasa 3/10 dan berakhir pada hari Minggu 8/10. Selama MTQ berlangsung Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga telah siap untuk ikut menyukseskan dan menyemarakkan dengan keikut sertaannya dalam Pameran Produk Unggulan yang di gelar di Lapangan Masjid Cheng Ho Pandaan.
Masih dalam kesempatan yang sama, Bupati Magetan H.Sumantri memberikan sambutan pelepasan yang antara lain menyampaikan pesan kepada para peserta agar mengikuti MTQ ini tidak hanya mengejar prestasi tapi lebih dari itu juga harus bisa membawa nama baik Daerah (Magetan). Potensi dan kemampuan yang ada Gunakan sebaik-baiknya dan  tidak lupa diimbangi dengan Berdo’a, percaya diri, serta diniati ibadah agar semuanya mendapat bimbingan, hidayah, inayah dari Allah SWT. Untuk itu jangan berpikir apapun selain hanya berjuang demi mengagungkan kalam Illaahi Rabbi. Akhirnya dengan ucapan Basmallah Bupati Magetan Melepas Kafilah MTQ 2017 untuk diberangkatkan ke Pasuruan pada Minggu 1/10 dengan harapan peserta dari Magetan mampu menorehkan hasil prestasi yang baik di ajang MTQ ke XXVII di Pasuruan ini.  Acara pelepasan juga dihadiri oleh Sekda Kab.Magetan Bambang Trianto, Kakankemenag H.Muchdar, dan Beberapa Pejabat Pemkab yang lain. (Kurdi)

Selasa, 05 September 2017

35 PENYULUH NON PNS IKUTI DDTK SUBSTANTIF PENINGKATAN KOMPETENSI




Kab.Magetan (Humas). Bertempat di Aula A1 Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan Senin 4/9 dilaksanakan kegiatan DDTK Substantif Peningkatan Kompetensi Penyuluh Agama Islam Non PNS di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan. Kegiatan ini diikuti oleh 35 Peserta selama 7 hari,mulai 4/9 s/d 10/9 dan di Buka secara resmi oleh Kakankemenag Kab.Magetan H. Muchdar. Adapun tutor dalam kegiatan ini adalah Widyaiswara dari BDK Surabaya dan juga dari Kankemenag Kab.Magetan.

Dalam sambutannya antara lain Muchdar mengatakan, bahwa para penyuluh non PNS ini sudah sepantasnya untuk bersyukur karena pada kesempatan ini akan mendapat Bimbingan ilmu dari para ahlinya dalam rangka untuk menambah pengetahuan dan wawasan bagi para penyuluh untuk terjun di tengah masyarakat dalam rangka menyampaikan seruan moral keagamaan. Disamping itu penyuluh juga harus mampu menyampaikan informasi dan kebijakan terkini dari Kementerian Agama, karena Penyuluh juga termasuk ujung tombak dari Kemenag.

Berkaitan hal tersebut, Muchdar berharap kepada seluruh peserta agar meniatkan diri dengan  Bismillah dan Nawaitu untuk mengikuti Diklat di Tempat Kerja ini dengan seksama, agar apa yang disampaikan oleh para narasumber benar-benar bisa diterima, bisa dipahami dan biasa direalisasikan dalam memberikan penyuluhan di tengah-tengah masyarakat. Sehingga keberadaaan penyuluh Non PNS bisa dirasakan manfaatnya dalam rangka memberikan pencerahan dan bisa membawa kesejukan di hati masyarakat.(Kurdi).

Jumat, 18 Agustus 2017

MUCHDAR , BACAKAN LIMA PESAN BUPATI MAGETAN PADA UPACARA HUT RI KE 72 TAHUN 2017



 

       Kab.Magetan-(Humas). Dalam rangka HUT ke 72 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan Kamis (17/8) mennyelenggarakan Upacara Bendera di halaman Kantor Kemenag Magetan. Bertindak selaku Inspektur Upacara Drs. H.Muchdar,MM Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan. Kegiatan Upacara ini diikuti sekitar 170 orang yang terdiri dari Pegawai Kemenag, Pengawas, Kepala MIN,MTsN,MAN, Ka TU, Kepala   difinitf, Penyuluh Agama Islam dan Kepala KUA se Kab. Magetan.

            Kakankemenag Kab.Magetan selaku Inspektur Upacara, dalam membacakan sambutan Bupati Magetan antara lain mengatakan bahwa sudah sepantasnya kita bersyukur kehadirat Allah SWT karena 72 tahun sudah kita menikmati kemerdekaan, dan kemerdekaan itu bukan hadiah atau pemberian dari bangsa lain, melainkan merupakan hasil perjuangan bangsa Indonesia melalui para pejuang pendahulu kita dengan perngorbanan jiwa, raga maupun harta benda. Hal ini merupakan wujud pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan syuhada untuk merebut dan memperoleh kemerdekaan. Untuk itu hukumnya wajib bagi kita sebagai penerus bangsa untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan disegala bidang sebagai upaya mewujudkan cita-cita para pendiri negeri tercinta ini.

            Selanjutnya Bupati Magetan mengajak seluruh Masyarakat dan Aparatur Pemerintahan di Wilayah Kab.Magetan untuk : Satu, meningkatkan semangat kebangsaan dan jiwa Nasionalisme yang dilandasi nilai-nilai perjuangan Proklamasi 17 Agustus 1945 dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa dengan tetap menegakkan Pancasila serta tetap waspada terhadap bahaya yang mengancamnya. Kedua, tingkatkan kepedulian sosial, rasa kegotong-royongan dan kebersamaan dalam menggerakkan pembangunan disegala bidang, termasuk dalam upaya pengentasan kemiskinan. Tiga, tingkatkan kwalitas pengabdian , disiplin, dan kepribadian sebagai bangsa yang mempunyai tanggung jawab moral terhadap kelangsungan berbangsa dan bernegara. Ke empat tingkatkan persatuan dan kesatuan untuk kerukunan sebagai landasan kedepan untuk membangun Magetan yang lebih baik sesuai dengan visinya yaitu  “terwujudnya kesejahteraan masyarakat Magetan yang adil dan bermartabat”. Dan yang kelima tingkatkan profesionalisme fungsi aparatur pemerintah sebagai pelayan masyarakat yang baik di dalam mewujudkan jati diri dan sebagai masyarakat yang lebih integritas dab aktualitas sebagaimana sesanti leluhur “MANUNGGALING ROSO SUKO AMBANGUN”.usai upacara dilanjutkan dengan ramah tamah di Aula Utama Kankemenag Kab.Magetan.(Kurdi)  

Kamis, 10 Agustus 2017

BUPATI MAGETAN MELEPAS 336 JAMA’AH CALON HAJI 2017




           Kab.Magetan - Dari Pendopo Surya Graha, Jamaah calon haji Kab. Magetan, pada hari Kamis 3 Agustus  2017 pukul 13.00  secara resmi dilepas oleh Bupati Magetan Drs.H.Sumantri,MM. Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD, Ketua MUI, Ketua IPHI, pengurus KBIH, dan beberapa pejabat Pemkab Magetan yang lain.

  Drs. H.Muchdar,MM Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan dalam laporannya antara lain mengatakan   bahwa jamaah haji yang berangkat tahun ini berjumlah 336  orang tergabung dalam kloter 25 Embarkasi Surabaya dengan diberangkatkan menggunakan 8 Bus  untuk Jama’ah dan untuk koper menggunakan 4 buah truk dengan disertai penawalan 2 buah unit mobil patwal dari Polres Magetan. Dilaporkan pula bahwa dari 336 orang tersebut,  sebagai Jama’ah Tertua adalah Kasirah warga Desa Sidomulyo Kec. Sidorejo dan Usia termuda Ilham Ardiansyah usia 22 tahun warga Desa Sobontoro Kec.Karas. Jama’ah Haji Magetan dijadwalkan Masuk asrama Haji Sukolilo pada Hari Kamis 3 Agustus dan Berangkat dari Bandar Juanda pada hari Jum’at 4 Agustus 2017 pada pukul 21.55 WIB.

Sementara itu Bupati Magetan Drs.H.Sumantri,MM menyampaikan ucapan selamat jalan kepada jama’ah calon haji dengan teriring do’a semoga selamat sampai tempat tujuan, dapat melaksanakan rukun, sunnah dan wajib haji dengan sempurna.Berangkat selamat tiba kembali ditanah air selamat dan dapat bertemu keluarga kembali dengan membawa gelar haji yang mabrur.
Selanjutnya Sumantri juga berpesan kepada semua jama’ah agar menjaga kesehatan dan  dapat mengatur waktu untuk beribadah dengan baik serta mentaati semua peraturan yang telah ditetapkan, serta menghindari semua aktifitas yang dapat mengganggu pelaksanaan kegiatan di tanah suci,  Sumantri juga mohon kepada Jama’ah untuk memanjatkan do’a keprihatinan untuk pemerintah dan masyarakat Magetan, agar Magetan dan masyarakatnya menjadi aman, tertib, sejahtera, guyub rukun dibawah ampunan dan ridho Allah SWT. Akhirnya dengan ucapan Bismillaahirrahmanirrahiim, Sumantri melepas 336 jamaah haji Kabupaten Magetan tahun 1438H/2017M. (Kurdi)

Jumat, 21 Juli 2017

HALAL BIHALAL DHARMA WANITA PERSATUAN KANKEMENAG KAB.MAGETAN



Kab.Magetan (Humas) – 26 Syawwal 1438 H tepatnya Kamis (20/7/17), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kab.Magetan menyelenggarakan Kegiatan Halal Bihalal yang dihadiri oleh 150 orang anggota, dengan mengambil tempat Aula Utama Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan. Kegiatan ini dihadiri pula oleh H.Muchdar Kepala Kankemenag Kab.Magetan, Para Kasi dan Penyelenggara Syari’ah. Sementara Ikhsanudin, Penyuluh Agama Islam Fungsional sebagai pengisi Tausiyah Halal Bi Halal.
            Ketua DWP Kanekemenag Magetan Lilik Farida dalam sambutannya antara lain menyampaikan terima kasihnya atas semua dukungan dari seluruh anggota, sehingga program-program yang telah disepakati bersama bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Pesan lain dari Lilik Farida, sebagai Anggota Dharma Wanita Kementerian Agama diharap bisa merealisasikan nilai-nilai Ramadhan di bulan- bulan yang lain. Menyinggung kegiatan Dharma Wanita dalam setiap bulan pengurus selalu mengadakan pertemuan, dan  dalam setiap pertemuan keputusan yang diambil selalu didasari musyawarah dan kesepakatan bersama. Karena Lilik Farida menginginkan dalam setiap pertemuan ingin selalu menyajikan program-program dan kegiatan kegiatan yang menarik sehingga dapat meningkatkan wawasan dan Sumberdaya Organisasi Dharma Wanita.
            Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan H.Muchdar dalam sambutan Pembinaannya antara lain mengatakan bahwa ada kata Bijak, “Wanita merupakan tiang negara”, kalau wanita itu kuat atau baik maka Negara juga akan menjadi kuat dan baik dan manakala wanita itu rusak maka rusak atau hancurlah suatu Negara. Untuk itulah Institusi Pemerintah memposisikan wanita sebagai insan yang memilki peran yang sangat besar, yakni disamping istri sebagai pendamping dan pendukung tugas suami dalam kedinasan, seorang isteri juga sebagai pengatur program untuk kebahagiaan, kesejahteraan dan keharmonisan hidup dalam Keluarga. Dan tidak kalah pentingnya lagi adalah sebagai pendidik Putra-putrinya agar menjadi anak yang cerdas, solih solihah.( Kurdi )