Rabu, 21 Juni 2017

Jumat, 16 Juni 2017



Kab. Magetan – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan H.Muchdar Selasa (6/6) mengikuti  safari Ramadhan mendapingi  Bupati Magetan Sumantri yang tergabung dalam Tim 1 Safari Ramadhan yang diselenggarakan  oleh Pemkab Magetan. Selain sebagai forum silaturahmi, kegiatan safari Ramadhan 1438 H/2017 M, merupakan program dari Pemkab Magetan yang setiap tahun dilaksanakan sekaligus sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat utamanya umat islam yang sedang menjalankan amaliah-amaliah di Bulan Ramadhan. Turut pula mendampingi tim 1 sejumlah pejabat Pemkab dan juga Forkopimda Magetan.

 "Melalui silaturahmi dengan label Safari Ramadhan ini, Pemerintah dapat mengetahui secara langsung apa yang terjadi di masyarakat, apa yang dibutuhkan masyarakat  Sehingga  Pemerintah (Pemkab Magetan), bisa memberi kebijakan atau solusi kepada masyarakat," sebagaimana ketika Safari Ramadhan di Masjid Jami’ Mojorejo Kec.Kawedanan disitu nampak terjadi komunikasi antara masyarakat atau tokoh agama setempat dengan Bupati Magetan  Sumantri penuh dengan suasana kekeluargaan.

Bupati Magetan berharap kepada tokoh agama, para kyai, ustadz dan penceramah setempat dalam Dakwahnya agar dapat memberikan pencerahan kepada umat sehingga salah satu program Pemerintah    dalam menciptakan suasasana kehidupan yang penuh kesejukan, kerukunan, kedamaian saling bahu membahu antara warga yang satu dengan yang lain dapat terwujud. Sehingga Magetan tetap dan kondusif.(Kurdi
)

Rabu, 14 Juni 2017

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS IKUTI PENGARAHAN DARI KEPALA KANKEMENAG KAB.MAGETAN




Kab.Magetan (Humas).  Kamis, (8/6) sebanyak 132 Penyuluh Agama Islam Non PNS hadir di Aula Utama Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan untuk mengikuti  pengarahan dari Kepala Kankemenag Kab.Magetan H. Muchdar berkaitan dengan   tugas yang akan diemban sebagai Penyuluh Agama Islam non PNS di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Magetan.
Dalam Pembinaan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan H.Muchdar antara lain mengatakan sebagai Penyuluh harus bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tentu para penyuluh juga harus terus mempelajari materi-materi yang akan disampaikan di Masyarakat apa itu tentang zakat, wakaf dan lain sebagainya. Apabila ada hal-hal yang kurang jelas bisa ditanyakan kepada yang ahli membidangi sub sub materi tersebut. Sehingga apa yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar bisa dimengerti dan bisa dipahami secara jelas.
Lebih lanjut H. Muchdar  berharap agar para penyuluh bisa membagi waktu dengan sebaik-baiknya karena nanti akan banyak tugas yang harus dilaksanakan oleh seorang penyuluh agama ditengah masyarakat. Untuk itu sebagai penyuluh Agama harus siap menjawab apapun pertanyaan dari masyarakat, jangan pula kecewakan masyarakat/umat dengan perilaku-perilaku yang tidak mencerminkan seorang penyuluh agama, beri keteladanan pada masyarakat dengan akhlaq yang baik, sehingga keberadaan Penyuluh Agama Islam Non PNS benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, sehingga kehidupan beragama di masyarakat semakin mapan dengan didasari iman dan ketakwaan kepada Allah SWT yang endingnya terwujud islam yang rahmatan lil ‘alamin. (Kurdi)