Selasa, 11 Juli 2017

KAKANKEMENAG KAB.MAGETAN BUKA MANASIK HAJI MASSAL KAB.MAGETAN 2017






Kab.Magetan (sie Haji). Sebanyak 345 Calon Jama’ah Haji Kab. Magetan 2017 Senin (10/7) mengikuti kegiatan Manasik Haji Massal yang degelar oleh sie Haji dan Umroh   dengan mengambil tempat di Gedung PGRI Magetan. Kegiatan tersebut secara resmi di buka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan Muchdar. Sedang sebagai Pemateri Chusnul Khatimah dari Bidang Haji Kanwil Kemenag Prov. Jatim dan satu orang pemateri dari Dinas Kesehatan Kab.Magetan

Pada Kesempatan tersebut Muchdar antara lain dalam sambutan pengarahannya mengatakan bahwa Ibadah Haji merupakan salah satu rukun islam dari 5 rukun islam yang harus kita jalani, akan tetapi ibadah  haji ini ada persyaratan khusus tidak seperti rukun islam yang lain. Jadi rukun islam yang ke 5 ini memang mempunyai kekhususan dan lagi hanya wajib dilakukan sekali dalam seumur hidup, itupun jika ada kemampuan, baik mampu secara fisik maupun mampu secara ekonomi.

Selanjutnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan berpesan kepada para jama’ah, dengan semakin dekatnya keberangkatan agar semuanya mulai sekarang menjaga kesehatan dan kekuatan fisiknya masing-masing dengan melakukan olah raga ringan seperti misalnya jalan kaki. Hal ini dikandung maksud agar kondisi kesehatan mulai berangkat sampai pulang dapat terjaga dengan baik. Dan dengan kesehatan yang prima ini juga diharap semua proses perjalanan ibadah haji baik sunnah, rukun dan wajib haji dapat terlaksana dengan lancar, selamat sehingga sempurna dan kembali ke tanah air dapat membawa gelar haji yang mabrur.(Kurdi)

Jumat, 07 Juli 2017

MUCHDAR: “PROMOSI PEJABAT MERUPAKAN HAL BIASA, TAPI JUGA MENGANDUNG NILAI AMANAH DAN TANGGUNG JAWAB YANG BESAR”



Kab.Magetan. (Humas). “Promosi Pejabat dalam suatu insitusi merupakan hal biasa, tapi juga mengandung amanah dan tanggung jawab yang besar”. Tanggung jawab  yang diberikan kepada seseorang dalam mengemban suatu jabatan. Sebagaimana yang dibaca dalam kata-kata pelantikan dan juga dalam sumpah jabatan. Itu tidak cukup hanya diucapkan, tapi juga harus dihayati dan diamalkan”. Hal tersebut diungkapkan oleh Muchdar Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan saat memberikan sambutan pengarahan pada Pelantikan pejabat tunggal yakni Suradi yang dilantik sebagai  Kepala KUA Kec.Nguntoronadi.

Lanjut Muchdar,  pejabat di Kementerian Agama, saat ini hidup ditengah-tengah era yang berbeda dengan era sebelumnya, dimana seorang pejabat diera sebelumnya memang banyak dimanjakan. Seolah-olah pe jabat itu sebagai penguasa dari suatu Institusi atau wilayah tertentu. Namun untuk saat ini kita hidup di era reformasi birokrasi, dengan amanah dari sebuah jabatan apapun itu maka seorang pejabat harus memposisikan dirinya sebagai pelayan Umat atau Masyarakat. Kita harus bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin, bukan untuk minta dilayani. Apalagi sebagai Kepala KUA, yang konon dulu dapat dibilang tugasnya hanya spesifik pada pelayanan Nikah, Talak, Rujuk dan Cerai (NTCR). Tapi untuk sekarang dengan sudah diundangkan dan diterbitkannya PMA No. 34 tahun 2016, bahwa Pelayanan KUA yang diberikan kepada masyarakat tidak hanya seputaran Nikah Rujuk saja, tapi semua yang ada di Kementerian Agama Kabupaten/Kota juga bisa dilayani di Kantor Urusan Agama Kecamatan. Satu misal Layanan Pendidikan ada Pengawas, pelayanan Pondok Pesantren, Pelayanan Keluarga Sakinah, Pelayanan zakat dan wakaf. Intinya Kepala KUA adalah sebagai layanan koordinator di tingkat Kecamatan, dan mempunyai hubungan koordinatif dengan Pengawas Pendidikan Madrasah, Pengawas Agama Islam, Penyuluh Agama Islam, Penghulu, petugas Tata Usaha dan juga dengan masyarakat sekitar maupun instansi terkait di tingkat Kecamatan.

Untuk itu Muchdar Kakankemenag Kab.Magetan  berpesan kepada Suradi Kepala KUA Kec Nguntoronadi yang baru dilantik untuk segera menjalin komunikasi, silaturohmi dan koordinasi dengan berbagai elemen di tingkat kecamatan yang di mulai dari Camat, Kapolsek, Koramil, Tokoh Agama, tokoh masyarakat dan sebagainya. Dengan jalinan komunikasi dan koordinasi yang baik maka diharap semua tugas khususnya yang berkaitan dengan Kementerian Agama akan dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses. (Kurdi)

PEMBEKALAN PRA PEMBERANGKATAN CALON JAMA AH HAJI KAB.MAGETAN 2017




            Kab.Magetan (Haji). Wajah ceria nampak pada 356 jamaah calon haji Kab.Magetan, keceriaan tersebut tidak lepas dari semakin dekatnya pemeberangkatan jama’ah haji 2017 dimana Kab. Magetan menurut rencana akan diberangkatkan pada 4 Agustus mendatang. Berkaitan dengan hal tersebut sie PHU selenggarakan kegiatan Pembekalan Pra Pemberangkatan Calon Jama’ah Haji Kab.Magetan pada hari Rabu (5/7) dan secara resmi kegiatan ini dibuka oleh Kakankemenag Kab.Magetan H. Muchdar.

            Dalam Pengarahannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan antara mengatakan, bahwa ibadah Haji dapat juga dibilang sebagai ibadah fisik. Untuk itu mulai sekarang semuanya saja jamaah calon haji harus selalu menjaga kesehatan, dengan selalu menjaga kesehatan diharap semunya ketika sampai saat pemberangkatan, pelaksanaan ibadah haji, sampai tiba dirumah kembali dalam keadaan tetap sehat lahir maupun batin.
           
            Selain itu Muchdar juga berpesan jika para Jama’ah haji menginginkan semua rangkaian ibadah haji bisa berjalan dengan lancar yang pertama harus mengikuti petunjuk para petugas pembimbing, dan kedua harus mentaati tata tertib dan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi, karena peraturan itu dibuat juga bertujuan untuk memperlancar pelaksanaan Ibadah Haji. Dan berdasar pengalaman, kebanyakan terjadinya beberapa peristiwa yang tidak diinginkan yang menimpa jama’ah disebabkan dari Jama’ah yang kurang bisa mentaati peraturan dan tata tertib yang telah ditentukan oleh Pemerintah setempat.

            Untuk itu jama’ah bisa bersikap sabar dalam hal apa saja ketika sedang dalam menjalankan semua rangkaian ibadah haji, setiap gerak dan langkah harus diniati dengan ketulusan hati, ikhlas semata-mata hanya untuk beribadah dalam rangka menggapai Ridho Allah SWT. Sehingga kita semua berharap jama’ah haji khususnya dari Magetan bisa menjalankan ibadahnya dengan tertib, lancar sehingga pulang kembali ke rumahnya masing-masing bisa menjadi haji yang Mabrur. (Kurdi)


Jumat, 16 Juni 2017



Kab. Magetan – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan H.Muchdar Selasa (6/6) mengikuti  safari Ramadhan mendapingi  Bupati Magetan Sumantri yang tergabung dalam Tim 1 Safari Ramadhan yang diselenggarakan  oleh Pemkab Magetan. Selain sebagai forum silaturahmi, kegiatan safari Ramadhan 1438 H/2017 M, merupakan program dari Pemkab Magetan yang setiap tahun dilaksanakan sekaligus sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat utamanya umat islam yang sedang menjalankan amaliah-amaliah di Bulan Ramadhan. Turut pula mendampingi tim 1 sejumlah pejabat Pemkab dan juga Forkopimda Magetan.

 "Melalui silaturahmi dengan label Safari Ramadhan ini, Pemerintah dapat mengetahui secara langsung apa yang terjadi di masyarakat, apa yang dibutuhkan masyarakat  Sehingga  Pemerintah (Pemkab Magetan), bisa memberi kebijakan atau solusi kepada masyarakat," sebagaimana ketika Safari Ramadhan di Masjid Jami’ Mojorejo Kec.Kawedanan disitu nampak terjadi komunikasi antara masyarakat atau tokoh agama setempat dengan Bupati Magetan  Sumantri penuh dengan suasana kekeluargaan.

Bupati Magetan berharap kepada tokoh agama, para kyai, ustadz dan penceramah setempat dalam Dakwahnya agar dapat memberikan pencerahan kepada umat sehingga salah satu program Pemerintah    dalam menciptakan suasasana kehidupan yang penuh kesejukan, kerukunan, kedamaian saling bahu membahu antara warga yang satu dengan yang lain dapat terwujud. Sehingga Magetan tetap dan kondusif.(Kurdi
)

Rabu, 14 Juni 2017

PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS IKUTI PENGARAHAN DARI KEPALA KANKEMENAG KAB.MAGETAN




Kab.Magetan (Humas).  Kamis, (8/6) sebanyak 132 Penyuluh Agama Islam Non PNS hadir di Aula Utama Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan untuk mengikuti  pengarahan dari Kepala Kankemenag Kab.Magetan H. Muchdar berkaitan dengan   tugas yang akan diemban sebagai Penyuluh Agama Islam non PNS di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Magetan.
Dalam Pembinaan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan H.Muchdar antara lain mengatakan sebagai Penyuluh harus bekerja secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tentu para penyuluh juga harus terus mempelajari materi-materi yang akan disampaikan di Masyarakat apa itu tentang zakat, wakaf dan lain sebagainya. Apabila ada hal-hal yang kurang jelas bisa ditanyakan kepada yang ahli membidangi sub sub materi tersebut. Sehingga apa yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar bisa dimengerti dan bisa dipahami secara jelas.
Lebih lanjut H. Muchdar  berharap agar para penyuluh bisa membagi waktu dengan sebaik-baiknya karena nanti akan banyak tugas yang harus dilaksanakan oleh seorang penyuluh agama ditengah masyarakat. Untuk itu sebagai penyuluh Agama harus siap menjawab apapun pertanyaan dari masyarakat, jangan pula kecewakan masyarakat/umat dengan perilaku-perilaku yang tidak mencerminkan seorang penyuluh agama, beri keteladanan pada masyarakat dengan akhlaq yang baik, sehingga keberadaan Penyuluh Agama Islam Non PNS benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, sehingga kehidupan beragama di masyarakat semakin mapan dengan didasari iman dan ketakwaan kepada Allah SWT yang endingnya terwujud islam yang rahmatan lil ‘alamin. (Kurdi)