Kamis, 28 Desember 2017

MUTTAKIN BUKA WORKSHOP MODEL PEMBELAJARAN RA KURIKULUM 2013



Kab.Magetan (Humas).dalam rangka meningkatkan kwalitas pendidikan di Raudhatul  Athfal (RA), pengurus IGRA Kab.Magetan pada hari Rabu (27/12) menyelenggarakan kegiatan Workshop Model Pembelajaran RA  Kurikulum 2013. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Utama Kankemenag Kab.Magetan ini diikuti oleh 210 peserta yang terdiri Kepala/Guru RA dari 96 Lembaga. Dalam kegiatan ini panitiya menghadirkan  Narasumber yakni Cholil Umam dan Suwarti, keduanya dari Surabaya. Harapan dari ketua IGRA Kab.Magetan Eni Muslihah Muawanah dari kegiatan ini peserta bisa memahami tentang Kurikulum 2013 khususnya model pembelajaran RA yang nantinya bisa dikembangkan dilembaganya masing-masing yang tentunya untuk bisa menggali potensi –potensi anak didiknya secara maksimal.

Sementara Kakankemenag Kab.Magetan dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kasubag TU Muttakin, antara lain sangat mengapreasi kegiatan Workshop yang diselenggarakan oleh pengurus IGRA Magetan ini. Selain itu Muttakin mengatakan jika kita mengingat sejarah tentang RA, dulu pernah RA itu sering dipandang hanya sebelah mata. Sebagian beranggapan IGRA itu hanya mengumpulkan anak-anak kecil diajak bergembira dan nyanyi-nyanyi, itu saja. Dan kini setelah kita lihat perkembangan  di era akhir-akhir ini dari dampak struktur di Kemenag yang sekarang ada yang namanya Direktur Guru dan tenaga kependidikan, sehingga yang dulu keberadaan IGRA sering dipandang sebelah mata, sekarang Alhamdulillah justru kalau mau jujur mutiara yang terhebat itu muncul dan ada di tangan IGRA.
Hal ini dikatakan oleh Muttakin, sebab hidupnya MI,MTs, dan MA ini tidak lepas dari berkat hasil penanaman pendidikan dasar anak dari tingkat RA. Oleh sebab itu Muttakin mengajak para peserta Worksop ini, setelah mengikuti kegiatan untuk lebih bersemangat dan melecut dalam rangka mengembangkan kopetensi yang harus dimiliki.

                Mengakhiri sambutan Muttakin berharap kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan Workshop ini secara sungguh-sungguh sehingga apa-apa yang disampaikan oleh Narasumber benar-benar dapat dipahami sepaham-pahamnya, dan hasilnya bisa dikembangkan di lembaganya masing-masing yang pada endingnya keberadaan RA bisa lebih mendapatkan kepercayaan dan diterima dihati masyarakat.(Kurdi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar