Kamis, 27 April 2017

MUCHDAR : PERKENALKAN DIRI SEBAGAI KEPALA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KAB.MAGETAN





Kab.Magetan-(Humas). Setelah ditinggalkan Moh Amin Mahfud sejak Desember lalu, Kankemenag Kab.Magetan roda pimpinan dipegang oleh Muttakin, Kepala sub.Bagian Tata Usaha Kankemenang Kab.Magetan sampai menunggu datangnya Kepala Difinitif, dan Alahmdulillah untuk Kepala difinitif, Kakanwil Kemenag jatim telah menentukan dan melantik seorang pejabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan yakni Drs.Muchdar,MM. Pelantikan dilaksanakan pada selasa (18/4/2017)  di Aula Al Ikhlas Kanwil Kemenag Jatim bersama 11 pejabat yang lain.

Sementara itu untuk melakukan koordinasi awal, Muchdar yang mendapat amanah untuk memegang kendali di Kankemenag Kab.Magetan, Rabu (26/4) melakukan langkah awalnya dengan memperkenal diri terlebih dahulu dengan Keluarga Besar ASN Kankemenang Magetan. Karena menurut Muchdar dalam sambutan Perkenalannya : “tanpa adanya perkenalan atau ta’aruf dan silaturrohmi komunikasi akan menjadi kurang lancar. Untuk itu dengan perkenalan dan Silaturohmi ini diharap dalam menjalankan tugas-tugasnya di Kab.Magetan akan dapat berjalan dengan baik dan aman, saling bekerja sama sehingga membawa berkah bagi kita semua dalam mengemban amanah dari Allah SWT.

Lebih Lanjut suami dari Lilik Farida ini juga berharap dengan prinsipnya, bahwa hari esok harus lebih baik dari pada hari ini. Untuk itu prestasi yang telah diraih oleh Kab.Magetan ini diharap dengan koordinasi dan kerjasama yang baik  dalam mengemban tugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tugas-tugas pemerintahan di Kemenag dapat berjalan dengan lancar dan kedepan semuanya akan menjadi lebih baik, baik itu di KUA, di Madrasah maupun di seksi-seksi yang lain. Jadi selama kita semua bisa membudayakan Lima Budaya Kerja dengan baik tentu Kab.Magetan akan menjadi lebih baik. Insya Allah. (Kurdi)

Selasa, 25 April 2017

Kasi Pais Buka Ajang Lomba Pentas PAI 2017

Kemenag-(Pais). Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi pentas PAIS tingkat Provinsi, Pengurus MGMP Kab.Magetan Rabu ( 19/4 ) selenggarakan Lomba Pentas PAI mulai dari Jenjang TK,SD, SMP, SMA/SMK. Se Kab.Magetan. acara ini dibuka oleh Kasi Pais Kankemenag Kab.Magetan Imam Subakti di Aula Utama Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan. acara Pembukaan ini dihadiri oleh 150 orang, termasuk didalamnya Pengawas Agama Islam, Guru Pendamping dari masing-masing sekolah dan peserta lomba.

Dalam sambutannya, Imam Subakti antara lain mengatakan bahwa dalam kegiatan ini selain kegiatan atau ajang untuk mencari prestasi juga sebagai ajang ukhuwah islamiyah untuk menjalin silaturahmi sesama muslim khususnya dikalangan pelajar antar sekolah. Oleh sebab itu bisa dikatakan dalam lomba ini tidak ada istilah musuh dan lawan, semunaya teman, semuanya saudara muslim. Hanya saja di ajang ini masing-masing peserta yang sudah ditunjuk dari Sekolahnya harus bisa bersaing dan berkompetisi untuk menampilkan prestasi terbaiknya sesuai cabang lomba yang diikuti. Dan yang lebih penting lomba ini  semata-mata tidak hanya mencari juara, tapi yang lebih penting lagi adalah: Pertama untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan tali silaturohmi serta untuk menjalin persaudaraan hamba Allah yang seiman dan seakidah,dan  Kedua untuk memberi kesempatan pada anak-anak agar senantiasa meningkatkan kwalitas pemahaman, penghayatan dan pengamalannya terhadap islam.

Sementara Sri Wahyuni, selaku ketua Panitiya kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan hari ini Rabu (19/4) pesertanya dari tingkat SMA/SMK se Kab. Magetan. Untuk tingkat SD dan SMP mengambil hari lain karena mengingat tempat yang tidak cukup. Adapaun peserta dari tingkat SMA/K seluruhnya ada 99 peserta dari semua cabang yang dilombakan, yaitu Debat PAI, lomba pidato dan Qiro’ah. Masih menurut Sri Wahyuni kegiatan ini bertujuan untuk menggali Kopetensi siswa di Bidang keagamaan dan sekaligus dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi pentas PAIS Tingkat Provinsi jawa Timur mendatang.(Kurdi)

   

Kamis, 13 April 2017

KABID PENDMA KANWIL KEMENAG JATIM SAMPAIKAN AMANAH MENTERI AGAMA RI KEPADA KELUARGA KURBAN HANYUT SUNGAI WISATA GRAPE.





Kab.Magetan-(Humas). Melaksanakan Amanah Menteri Agama RI Lukman Hakim, dan Kakanwil Kemenag Prov.jatim kemarin (Selasa 11/4)  Kabid Pendma Kanwil Kemenag Jatim Supandi bersama tim, melakukan kunjungan ke MTs Bani Ali Mursyad Takeran Magetan sekaligus Takjiyah  Kekeluarga Kurban yang hanyut di sungai Wana Wisata Grape Kec.Wungu Kab.Madiun pada Senin (10/4) sekitar pukul 14.30 WIB. Kunjungan Takjiyah tersebut Kabid Pendma bersama tim didampingi oleh PLT Kakankemenag Kab.Magetan Muttakin, Kasi Pendma Sutrisno, dan Juga Kepala MAN Takeran Basuki Rahmat.
           
            Supandi saat tiba di MTs ditemui oleh Ketua Yayasan dan beberapa ustadz ustadzah yang masih menampakkan kesedihan yang mendalam atas kejadian yang menimpa siswanya tersebut. Dalam suasana kesedihan dan haru Supandi menyampaikan salam dari Menteri Agama Lukman Hakim dan Kakanwil Kemenag Jatim sekaligus menyampaikan pesan dari beliau ucapan rasa duka yang mendalam serta ikut berbela sungkawa atas terjadinya musibah yang menimpa para siswanya dengan menimbulkan kurban meninggal sejumlah 6 siswa yang antara lain  : Nur Fuad 14 th Kelas VIII, Hasmi 14 th kelas VIII, Ma’arif Sachaf 13 th kelas VII, Adliyan 13 th kelas VII, Ramadhani 14 th kelas VIII dan Gandi 13 th kelas VII.

            Supandi dengan terbata-bata karena rasa haru yang tidak bisa disembunyikan, dalam kesempatan tersebut berharap dengan adanya kejadian ini semoga 6 siswa yang menjadi kurban meninggal digolongkan oleh Allah sebagai hambanya yang mati syahid dan setelah kejadian ini semoga akan terus tumbuh ribuan anak-anak soleh-solihah. Dan semua yang  terkait dengan peristiwa yang sangat memilukan ini diharap untuk tidak saling mencari siapa yang salah dan mencari kambing hitam semua diharap untuk dapat bersabar, semoga Allah SWT memberikan hati yang ikhlas, diberi kekuatan lahir dan batin karena semua ini sudah menjadi ketentuan sang Khaliq.

            Dalam kesempatan tersebut Kabid Pendma juga menyampaikan amanah dari Menteri Agama RI sedikit bantuan atau bekal kepada keluarga kurban,  agar sedikit membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan untuk selamanya oleh anak-anaknya  yang tentu sangat mereka cintai. Teriring harapan semoga para kurban meninggal segala dosa dan kesalahannya diampuni oleh Allah, ditempatkan ditempat yang penuh kemulyaan dan digolongkan menjadi orang yang wafat secara syahid dan khusnul khatimah.( Kurdi ).

MIN TAKERAN BANGUN KEBERSAMAAN DENGAN MASYARAKAT LEWAT JALAN SANTAI BERSAMA



Kab Magetan-(MIN Takeran) Madrasah Ibtidaiyah Negeri di Desa/Kec.Takeran yang berlokasi di Wilayah Bagian Timur Kab.Magetan, berjarak sekitar 17 Km dari pusat kota, Ahad pagi 9 April 2017 menyelenggarakan kegiatan gerak jalan santai dalam rangka Hari lahirnya yang Ke 50 . Kegiatan Jalan santai yang menyediakan hadiah utama dua ekor kambing dan dua sepeda Gungung ini, diberangkatkan oleh PLt. Kapala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan Muttakin.

Jalan santai bersama ini dikuti oleh sekitar 2500 peserta yang terdiri dari seluruh Guru, Komite dan Siswa-siswi MIN Takeran, Wali murid , Tokoh masyarakat, Masyarakat sekitar  dan juga santriwan-santriwati Ponpes PSM yang kebetulan berada di satu Komplek dengan MIN Takeran, selain itu  jalan santai ini juga dihadiri oleh para Mantan Kepala MIN Takeran dan Muspika setempat. Muttakin, sesaat sebelum memberangkatkan peserta jalan santai memberikan sambutan yang antara lain berharap dengan kegiatan jalan santai ini, antara Madrasah, Komite, Wali Murid, siswa, dan seluruh lapisan masyarakat di sekitar MIN Takeran   akan terdorong semangatnya untuk bertekad   membangun persatuan dan kebersamaan dalam mewujudkan kemajuan jalannya proses pembelajaran di MIN Takeran dalam rangka membentuk mental generasi penerus bangsa yang handal yang dilandasi dengan etika dan norma-norma keagamaan. 

            Selain gerak jalan santai   menurut Kepala MIN Takeran Tri Budianto ,sebelumnya juga dilaksanakan beberapa kegiatan yang lain, yakni Bakti sosial pemberian bantuan sembako kepada  Warga sekitar dan Kerja Bakti Kebersihan lingkungan. Sementara Jalan santai ini sebagai puncak kegiatan yang juga didukung dengan kegiatan Bazar oleh anak-anak MIN Takeran dan Paguyuban Masyarakat sekitar.  Dari kegiatan ini Tri Budianto berharap Siswa siswinya dapat  tumbuh semangatnya  dalam mencintai Madrasah  dan belajar didalamnya. Selain itu Kepala MIN Takeran juga berharap Hubungan silaturohmi antara MIN Takeran dengan masyarakat sekitar bisa terbangun dengan baik dengan saling menjaga kepercayaan dan kebersamaan agar kedepan MIN Takeran dapat lebih maju dan lebih profesional dalam memberikan layanan pendidikan kepada generasi penerus khususnya di Wilayah Takeran.(Kurdi)

KPRI SEJAHTERA KEMENAG MAGETAN GELAR RAPAT ANGGOTA TAHUNAN TAHUN BUKU 2016





Kab.Magetan-(Humas). Bertempat di Aula Utama Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan Kamis (30/3) Koperasi Sejahtera Kankemenag Kab.Magetan menyelengarakan acara Rapat Anggota Tahunan tahun Buku 2016 yang diikuti oleh sekitar 89 anggota Perwakilan KPRI Sejahtera Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan. selain Pengurus dan perwakilan anggota hadir juga Fenley Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kab.Magetan, dan Sumantoro Ketua PKPRI Kab.Magetan.

Dalam kesempatan tersebut, PLt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Magetan, Muttakin   memberikan arahan yang  antara lain mengatakan bahwa saat ini Kepengurusan KPRI Sejahtera bisa dibilang lebih hidup, karena akhir- akhir ini Pengurus Koperasi antara yang satu dengan yang lain sering bertemu dan saling memberi kritikan dan masukan demi kelangsungan dan demi kemajuan Koperasi baik sekarang maupun untuk kelansungan di masa masa yang akan datang. Menurut Muttakin hal seperti ini harus diteruskan dan dipertahankan, Karena dengan adanya kritikan dan masukan dari sesama pengurus segala permasalahan yang ada tidak akan mencuat keluar dan dapat segera diatasi dengan cara kekeluargaan di intern Kepengurusan.

eMengakhiri pengarahannya PLT.Kakankemenag Kab.Magetan juga berharap kepada anggota, Dalam RAT ini apa yang disampaikan pengurus bila ada hal-hal yang dirasa masih ada kekurangan-kekurangan untuk tidak jangan dijadikan permasalahan yang dibesar-besarkan, tapi dengan adanya kekurangan itu untuk dapatnya dibahas  dan disempurnakan bersama-sama. Jangan sampai permasalahan itu dibawa keranah keluar yang ujung-ujungnya menimbulkan saling curiga-mencurigai antar sesama pengurus, maupun antara pengurus dengan anggota. Dan apapun yang sudah menjadi kesepakatan bersama untuk bisa diterima dengan lapang dada demi kemajuan Koperasi Sejahtera, dan demi ksejahteraan kita bersama sebagai anggota Koperasi sejahtera tercinta ini.(Kurdi)